Inilah Beberapa Jenis Masker Wajah dan Manfaatnya

    Inilah Beberapa Jenis Masker Wajah dan Manfaatnya

    Inilah Beberapa Jenis Masker Wajah dan Manfaatnya – Untuk mendapatkan kulit wajah yang cantik, sehat, dan terawat, Anda perlu teratur melakukan serangkaian perawatan. Perawatan selanjutnya dapat Anda lakukan, mulai dari membasuh wajah dengan sabun pembersih wajah sampai tidak lupa bersihkan wajah sehabis mengfungsikan make up.

    Anda juga bisa mengfungsikan scrub tiap tiap 1–2 kali per minggu. Setelah itu, Anda juga bisa sesekali mengfungsikan masker wajah. Pemilihan masker wajah sebaiknya di sesuaikan dengan type kulit.

    Inilah Beberapa Jenis Masker Wajah dan Manfaatnya

    Masker wajah kerap di gunakan untuk beri tambahan nutrisi pada kulit wajah sekaligus bersihkan wajah dari sisa kotoran dan kulit mati. Ada banyak pilihan type masker wajah yang dapat dipakai untuk merawat dan menyehatkan kulit wajah, antara lain:

    1. Sheet mask

    Sheet mask berbentuk lembaran tisu atau kapas dengan lubang di anggota mata, hidung, dan bibir. Masker Sheet mask sangat baik bagi Anda yang memiliki kulit kering, meskipun seluruh type kulit wajah juga bisa mendapatkan manfaat dengan memakainya.

    Cara penggunaannya juga mudah. Anda lumayan menempelkan masker wajah ini di kulit sehabis membasuh muka, lalu diamkan selama 15–20 menit supaya kandungannya dapat meresap ke dalam kulit.

    Setelah sheet mask di lepas, usapkan sisa cairan yang tertinggal di kulit ke seluruh permukaan wajah sambil di pijat lembut. Anda bahkan bisa mengoleskannya ke leher atau anggota tubuh lain, gara-gara cairan selanjutnya mempunyai kandungan serum yang dapat melembapkan kulit.

    Setelah Mengenakan sheet mask, kulit akan mulai lebih sejuk dan lembap. Anda tidak perlu mencuci wajah sehabis mengfungsikan sheet mask.

    2. Clay mask

    Clay mask adalah type masker wajah berbahan dasar tanah simak dengan persentase mineral yang berguna bagi kulit. Umumnya, bahan dasar clay mask adalah kaolin dan bentonite.

    Setelah membasuh wajah dan mengeringkannya, Anda bisa mengoleskan clay mask ke seluruh wajah, lalu menanti sampai lebih dari satu sementara sampai masker wajah selanjutnya mengering. Setelah itu, Anda bisa bersihkan masker wajah ini dengan handuk atau sponge wajah yang telah di celupkan ke air hangat.

    Beberapa manfaat clay mask adalah menyerap minyak dari kulit, bersihkan kulit dari kotoran dan sel kulit mati, dan juga menangani dan menghambat munculnya jerawat dan komedo. Jerawat dan komedo merupakan persoalan yang kerap di alami oleh pemilik kulit berminyak, gara-gara pori-pori tersumbat oleh kotoran dan minyak berlebih.

    Jenis masker wajah ini bisa di gunakan sebanyak 1–2 kali seminggu bagi orang yang memiliki type kulit berminyak. Pada orang yang memiliki type kulit kering, masker wajah berbahan tanah simak sebaiknya di batasi penggunaannya tidak lebih dari 1 kali seminggu supaya kulit wajah tidak tambah kering.

    3. Mud mask

    Mud mask adalah masker wajah berbahan dasar lumpur yang mempunyai kandungan banyak ragam mineral. Masker wajah type ini biasanya di olah dari lumpur laut atau lumpur abu vulkanis.

    Meski sekilas mirip dengan clay mask, mud mask memiliki persentase air lebih banyak supaya bisa menghidrasi kulit lebih baik. Oleh gara-gara itu, masker type ini cocok untuk seluruh type kulit.

    Cara pemakaian mud mask mirip dengan clay mask. Perbedaannya, jika clay mask berguna menyerap minyak, mud mask condong sebabkan kulit lebih lembap.

    Baca Juga: Inilah Manfaat Aloe Vera untuk Kesehatan dan Kecantikan

    4. Peel off mask

    Masker type ini berbentuk gel atau krim dan biasanya akan jadi kering dalam sementara lebih dari satu menit sehabis di oleskan pada kulit wajah. Ketika telah kering, masker wajah type ini akan berubah teksturnya menjadi layaknya karet yang elastis sementara di kelupas.

    Peel off mask biasa di gunakan untuk mengangkat komedo yang membandel. Namun, masker ini juga memiliki kemampuan mengangkat minyak, kotoran, dan sel kulit mati, tergantung pada kandungannya.

    Peel off mask tidak di rekomendasi untuk pemilik kulit sensitif, gara-gara sistem pengelupasan masker dapat sebabkan kulit perih dan iritasi.

    5. Wash off mask

    Masker type ini bisa berbentuk krim, gel, atau bubuk yang di larutkan dengan air. Sesuai namanya, wash off mask di gunakan dengan langkah mengoleskannya ke kulit, lalu membilasnya dengan air hangat.

    Sebelum memilih wash off mask, menyimak lebih dahulu kandungannya. Kandungan asam salisilat, asam glikolat, sulfur, dan charcoal pada masker lebih cocok di gunakan untuk kulit berminyak. Sedangkan masker wajah dengan bahan asam hyaluronic, shea butter, lidah buaya, atau mentimun lebih cocok untuk kulit kering.

    6. Exfoliating mask

    Jenis masker wajah ini di formulasikan untuk mengangkat sel kulit mati. Bahan aktif yang di gunakan untuk eksfoliasi bisa berasal dari bahan kimia atau bahan alami.

    Eksfoliator bahan kimia, meliputi AHA, BHA, retinol, dan asam laktat. Sedangkan eksfoliator alami biasanya mempunyai kandungan butiran scrub yang berasal dari kopi, gula, atau oat.

    Exfoliating mask sebaiknya tidak di gunakan berlebihan, lebih-lebih bagi pemilik kulit sensitif gara-gara dapat sebabkan iritasi.

    7. Sleeping mask

    Sama halnya dengan sheet mask, sleeping mask juga lebih dahulu tenar di negara Korea Selatan. Sesuai namanya, masker ini digunakan sebelum akan tidur.

    Teksturnya berbentuk krim atau gel yang di gunakan dengan langkah di oleskan ke seluruh kulit wajah. Tunggu sampai masker di serap kulit dan jadi kering dengan sendirinya. Masker biasanya baru di bersihkan keesokan paginya.

    Sleeping mask bisa melembapkan kulit lebih baik di bandingkan dengan krim malam yang lebih enteng menguap. Selain itu, sleeping mask juga di nilai lebih bisa meresap ke dalam kulit.

    Selain beraneka type masker di atas, masker kulit wajah juga dapat di bikin sendiri dari bahan-bahan alami, layaknya telur, madu, oatmeal atau gandum, gelatin, buah-buahan, spirulina, sampai teh dan kopi.

    Saat mengfungsikan masker wajah type apa pun, menghindari tempat mata dan bibir. Hindari mengfungsikan masker melebihi sementara yang di rekomendasi gara-gara dapat sebabkan kulit menjadi kering dan iritasi.

    Penggunaan masker sebaiknya tidak lebih dari 20 menit, jika untuk type masker wajah sleeping mask. Saat melepaskan atau menghapus masker wajah, Anda juga perlu melakukannya dengan lembut supaya tidak melukai kulit wajah.

    Secara umum, efektivitas jenis-jenis masker wajah berbeda-beda pada tiap tiap orang, tergantung type kulit wajah yang di miliki. Jika Anda mulai curiga memilih type masker wajah yang cocok untuk kulit Anda, coba konsultasikan ke dokter kulit.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *